Karlo Reinholz Soroti Perkembangan Positif Skuad Jelang Piala Presiden 2026
Mesin Persib Bandung mulai terasa panas. Hanya dalam hitungan hari jelang Piala Presiden 2026, denyut peningkatan performa skuad Maung Bandung disebut-sebut tak terbendung. Asisten pelatih, Karlo Reinholz, justru menikmati fase krusial ini, meskipun durasi persiapan terbilang singkat. Ia menilai seluruh elemen tim sudah berada pada rel yang sesuai harapan.
Bagi Reinholz, Piala Presiden tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai ajang uji coba belaka. Setiap laga di dalamnya memiliki bendera resmi, sehingga tim kepelatihan tidak main-main dalam meramu kesiapan. Aspek fisik dan mental digembleng secara paralel untuk menciptakan keseimbangan ideal. “Kondisi para pemain sangat bagus. Kami tidak punya banyak waktu persiapan untuk kompetisi seperti ini, karena ini adalah kompetisi resmi, tak sama seperti partai persahabatan,” ujar Karlo.
Sejak hembusan peluit pertama di latihan, pola pendekatan langsung dibedah. Tim pelatih tidak memisahkan program kebugaran dengan sentuhan taktikal. Keduanya dirajut menjadi satu kesatuan utuh, agar transisi pemain dari masa persiapan menuju pentas kompetitif terasa lebih halus.
“Kami mempersiapkan para pemain dengan banyak situasi dan skenario di pertandingan. Kami melakukan integrasi antara bagian pengkondisian fisik bersama dengan bagian taktik sepakbola sejak latihan pertama,” katanya.
Tantangan terberat, menurut Reinholz, justru menimpa para pendatang anyar yang baru mendarat dari Eropa dan Amerika Selatan. Jeda waktu dan perubahan iklim menjadi ujian tersendiri di awal. Namun, ia tak kuasa menyembunyikan decak kagum terhadap mentalitas para pemain yang tetap ngotot dan tak kenal menyerah di setiap sesi.
“Hari-hari pertama sangat berat bagi mereka. Namun meskipun berat, mereka tampil baik ketika latihan. Saya percaya saat ini kami sudah seimbang, semua orang telah menemukan ritmenya masing-masing,” ungkapnya.
Menyisakan beberapa hari jelang laga perdana, angin optimisme mulai berembus kencang di kubu Persib. Reinholz mengakui bahwa kepuasan telah menyelinap di dadanya, melihat bagaimana fokus dan kerja keras melebur menjadi satu dalam diri setiap penggawa.
Jika denyut latihan ini terus berdetak stabil hingga hari-H, maka Maung Bandung tidak hanya berbekal keberanian untuk melenggang di Piala Presiden. Lebih dari itu, fondasi kokoh ini diyakini akan menjadi perisai tangguh saat mereka menerjang hiruk-pikuk kompetisi musim 2026/2027 yang penuh duri.