Skip to content
-
Your daily source for Persib news, updates, and exclusive content.Follow Us
Blueboys BD Blueboys BD
Blueboys BD Blueboys BD
  • Home
  • About Us
  • Blue Boys
  • Red Boys
  • Ball Boys
  • Home
  • About Us
  • Blue Boys
  • Red Boys
  • Ball Boys
Close

Search

Blue BoysPiala Presiden

Drama Penalti Berakhir Pahit: Persib Runner-up Piala Presiden 2026 Usai Takluk 6-7 di Adu Tendangan

By Rinaldy Azka Abdillah
August 7, 2026 3 Min Read
0

Persib Bandung harus mengakhiri perjalanan Piala Presiden 2026 dengan status runner-up. Kekalahan 6-7 dalam drama adu penalti di final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), memupus harapan Maung Bandung untuk membawa pulang trofi.

Sepanjang waktu normal dan babak perpanjangan, kedua tim bermain imbang 1-1. Persib tertinggal lebih dulu melalui gol Ramadan Sananta pada menit ke-20, namun berhasil menyamakan kedudukan hanya empat menit berselang lewat Patricio Matricardi.

Pada partai puncak ini, Igor Tolic menurunkan komposisi pemain yang sama persis dengan laga semifinal kontra Persija Jakarta: Teja Paku Alam di bawah mistar; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Ali Tanamal di lini belakang; Luciano Guaycochea serta Gakuto Notsuda sebagai pengatur di tengah; sementara Adam Alis, Luka Menalo, Uilliam Barros, dan Balsa Sekulic mengisi sektor depan.

Persebaya memulai pertandingan sebagai tim pembuka, namun Persib dengan cepat mengambil alih kendali permainan. Meskipun demikian, kedua kesebelasan masih tampak berhati-hati di menit-menit awal.

Baru setelah lima menit berlalu, serangan-serangan mulai mengalir ke area pertahanan lawan, meskipun peluang matang masih belum tercipta.

Persebaya berhasil unggul terlebih dahulu melalui Ramadhan Sananta pada menit ke-20. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.

Hanya empat menit kemudian, Matricardi berhasil menyamakan kedudukan bagi Persib. Hingga turun minum, skor 1-1 bertahan tanpa tambahan gol.

Di awal babak kedua, Tolic melakukan pergantian pertama dengan memasukkan Al Hamra Hehanussa menggantikan Ikhwan. Seperti babak pertama, kedua tim kembali memulai dengan hati-hati.

Peluang pertama Persib di babak kedua baru hadir pada menit ke-50 melalui skema sepak pojok, namun hanya menghasilkan kerumunan di depan gawang tanpa gol.

Pada menit ke-54, Dedi Kusnandar masuk menggantikan Lucho yang mengalami cedera. Tak lama berselang, Adam Alis melepaskan tembakan jarak jauh yang masih melambung di atas gawang Persebaya.

Memasuki menit ke-70, Tolic memasukkan Mariano Peralta dan Julio Cesar untuk menggantikan Menalo dan Mutombo, dalam upaya meningkatkan intensitas serangan timnya yang mulai menurun.

Hanya dua menit di atas lapangan, Peralta langsung memberikan ancaman lewat sepak pojok, namun belum berbuah gol. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1.

Babak perpanjangan waktu dimulai dengan ancaman dari Persebaya melalui tandukan Miguel Pereira yang beruntung masih melebar di sisi gawang Teja. Pada menit ke-99, Tolic melakukan tiga pergantian sekaligus: Ramon Tanque, Nazriel Alfaro Syahdan, dan Muhammad Adzikry masuk menggantikan Sekulic, Adam Alis, dan Notsuda. Di sisa babak pertama perpanjangan, Adzikry dan Nazriel harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran yang mereka lakukan.

Memasuki babak kedua perpanjangan waktu, Persib terus tertekan. Ramon Tanque menyusul kedua rekannya dengan kartu kuning. Pada menit ke-108, Teja melakukan penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang emas Persebaya.

Namun, petaka datang pada menit ke-112, ketika Peralta menerima kartu merah setelah peninjauan VAR karena pelanggaran keras terhadap Rivera yang mengakibatkan penyerang Persebaya tersebut cedera.

Meskipun harus bermain dengan sepuluh orang, Persib berusaha tetap mengimbangi permainan. Menjelang akhir perpanjangan waktu, Fitrah Maulana dimasukkan menggantikan Teja, yang diduga sebagai persiapan menghadapi adu penalti.

Hingga peluit panjang babak perpanjangan dibunyikan, skor 1-1 masih bertahan, membawa pertandingan ke babak adu penalti.

Dalam drama adu penalti yang melibatkan tujuh pemain dari masing-masing tim, dua eksekutor Persib—Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa—gagal menjalankan tugasnya.

Lima penendang Persib yang berhasil mencetak gol adalah Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar. Sementara itu, enam penendang Persebaya—Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramallo, Walber Motta, dan Gletson—menuntaskan pekerjaan mereka dengan sempurna.

Satu-satunya eksekutor Persebaya yang gagal adalah Yuran Fernandez, namun itu tak cukup untuk menyelamatkan Persib dari kekalahan 6-7.

Tags:

Persebaya SurabayaPersib BandungPiala Presiden 2026
Author

Rinaldy Azka Abdillah

Follow Me
Other Articles
Previous

Igor Tolic Masih Pantau Kondisi Pemain Jelang Laga Final Piala Presiden 2026

Next

Igor Tolic Apresiasi Pemain yang Sudah Bermain Habis-habisan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Recent Posts

  • Hati Sudah Biru, Marc Klok Ingin Pensiun di Persib
  • Sergio Castel Nostalgia dengan Mantan Rekan Setim di Persib Bandung
  • Fitrah Maulana Sukses Jawab Kepercayaan Pelatih
  • Igor Tolic Puji Persik, Eliano Senang Dapat Tiga Poin
  • Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Persib Menang Menghadapi Persik

Recent Posts

  • Hati Sudah Biru, Marc Klok Ingin Pensiun di Persib
  • Sergio Castel Nostalgia dengan Mantan Rekan Setim di Persib Bandung
  • Fitrah Maulana Sukses Jawab Kepercayaan Pelatih
  • Igor Tolic Puji Persik, Eliano Senang Dapat Tiga Poin
  • Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Persib Menang Menghadapi Persik

Archives

  • October 2026 (42)
  • September 2026 (74)
  • August 2026 (71)
  • July 2026 (39)
Copyright 2026 — Blueboys BD. All rights reserved.